Apa yang anda inginkan dari blog ini ?

Fhitri annie. Diberdayakan oleh Blogger.

¿Buscabas algo?

as long as we have a dream, Anything is possible for us. But, it won't come to us with just don't do any action. So that, If we want to achieve my aim, Woke up, do action, Fight, Trust, and don't stop before you realize it!!

Flight Attendant

Flight Attendant
Becoming Flight Attendant is My aim

Seguidores

Quien cocina aquí:

Archive

Configure your calendar archive widget - Edit archive widget - Flat List - Newest first - Choose any Month/Year Format

Kamis, 23 Februari 2012

Kisah dan Serial TV "Pan Am"


Tragedi Pan Am Penerbangan 103


Pan Am Penerbangan 103
Ringkasan Kecelakaan
Tanggal
Jenis
Bom
Lokasi
Penumpang
243
Awak
16
Tewas
270 (termasuk 11 di darat)
Selamat
0
Jenis pesawat
Operator
N739PA
Pan Am Penerbangan 103 (juga dikenal sebagai pengeboman Lockerbie atau bencana udara Lockerbie di Kerajaan Bersatu; dan juga disebut tragedi atau musibah Lockerbie) adalah penerbangan harian Pan American World Airways dari Bandara Internasional Heathrow,London ke Bandara Internasional John F. Kennedy, New York. Pada 21 Desember 1988 pesawatBoeing 747-100 terdaftar N739PA dan bernama "Clipper Maid of the Seas" meledak di udara pada saat terbang di atas Lockerbie, Dumfries dan Galloway, Skotlandia, ketika sebuah 340-450 grampeledak plastik diledakkan di tempat kargo depan, memicu kejadian-kejadian selanjutnya yang menuju kehancuran pesawat dengan cepat. Angin dengan kecepatan 100 knot (190 km/j) menyebarkan penumpang dan barang lainnya sepanjang 130 km. Dua ratus tujuh puluh satu orang dari 21 negara meninggal, termasuk 11 orang di atas tanah.Pengeboman Lockerbie yang mengejutkan penduduk dunia ini merupakan perintah langsung dari pemimpin Libya, Kolonel Muammar al-Gaddafi.
Musibah ini menjadi subyek pencarian kriminal terbesar Britania, dipimpin oleh pasukan polisinya yang kecil. Dipandang sebagai penyerangan terhadap Amerika Serikat (189 penumpangnya warga negara Amerika Serikat), kejadian ini merupakan serangan paling menelan banyak korban sampaiSerangan 11 September.
Setelah investigasi selama tiga tahun oleh Constabulary Dumfries dan Galloway Skotlandia danFBI AS, pernyataan dari sekitar 15.000 saksi mata dikumpulkan, tuduhan pembunuhan dikeluarkan pada 13 November 1991 terhadap Abdelbase Ali Mohmed Al Megrahi, seorang pejabat intelijen Libya dan kepala keamanan untuk Libyan Arab Airlines (LAA), dan Al Amin Khalifa Fhimah, stasiun manajer LAA di Bandara Luqa, Malta.
Sanksi Perserikatan Bangsa-bangsa terhadap Libya dan negosiasi dengan pemimpin LibyaKolonel Mulazim Awwal Mu'ammar Muhammad Abu Minyar Kaddafi yang menghasilkan diserahkannya terdakwa kepada polisi Skotlandia di Belanda yang dipilih sebagai tempat netral pada 5 April 1999. Pada 31 Januari2001 Megrahi dinyatakan bersalah atas pembunuhan oleh suatu panel yang terdiri dari tiga hakim Skotlandia dan dijatuhi hukuman penjara selama 27 tahun. Fhimah dinyatakan bebas.-- Permintaan banding Megrahi terhadap keputusan pengadilan atas dirinya ditolak pada 14 Maret 2002, dan permohonannya kepada Pengadilan Hak-hak Asasi Manusia Eropa dinyatakan tidak dapat diterima pada bulan Juli 2003. Pada 23 September 2003 Megrahi mengajukan permohonan peninjauan kembali atas keputusan Scottish Criminal Cases Review Commission(SCCRC), dan agar perkaranya dilimpahkan kembali sebagai permohonan banding baru kepada Pengadilan Tinggi/Mahkamah Pengadilan (High Court). Ia ditempatkan di penjara Greenock dekat Glasgow,dalam rangka menjalani hukumannya, di mana ia terus menyatakan dirinya tidak bersalah.

Serial  "Pan Am"
Diangkat dari kisah nyata tragedi "Pan Am" tahun 1988 silam.


Kiprah dan kehidupan pramugari dan pilot pasti sangat menarik untuk disimak, terlebih jika mereka bekerja di maskapai Pan Am yang legendaris dan hidup di era 60an – di saat era penerbangan mewah dimulai serta hak dan pilihan bagi wanita sangat terbatas. Tak sedikit perempuan yang rela meninggalkan semuanya, termasuk altar dan beasiswa pendidikan tinggi, pria pun berlomba-lomba untuk mencicipi kebebasan dan petualangan penerbangan bersama para raja-ratu, selebriti dan kaum jetset sebagai pramugari Pan Am.
Bersiaplah untuk bernostalgia ke era 60an dan mengikuti petualangan dan haru birunya empat pramugari Pan American: Maggie Ryan, Colette Valois, Laura Cameron dan Kate Cameron serta pilot Dean Lawrey dan Ted Vanderway dalam menempuh karir dan menjalani kehidupan mereka di serial hit Pan Am yang tayang tiap Sabtu pukul 20:50 WIB mulai 11 Februari di AXN Beyond.
Terinspirasi dari masa kejayaan maskapai Pan Am serial yang digarap berdasarkan pengalaman nyata pramugari dan pilot Pan Am ini tak hanya mengupas dedikasi mereka saat bekerja. Kisah cinta penuh hasrat dan cemburu, aksi mata-mata asing, gejolak sosial, Perang Dingin dan berbagai peristiwa bersejarah yang muncul di era 60an mewarnai alur ceritanya dan menjadikannya tontonan yang mengasyikkan. Tak tanggung-tanggung, aktris Hollywood Christina Ricci (Monsters, Sleepy Hollow, The Addams Family) hadir sebagai pemeran utama dan produser yang melahirkan serial hit ER, Jack Orman sebagai produser eksekutif.
Kisah serial ini dimulai pada tahun 1963 saat pesawat Clipper Majestic milik maskapai Pan Am akan melakukan penerbangan pertamanya di bawah kendali Pilot Dean Lawrey dan Co pilot Ted Vanderway. Maggie Ryan diangkat sebagai Kepala Pramugari yang menjadi tiketnya untuk menikmati kehidupan dan kesempatan yang lebih baik, walau selalu ingin tampil sempurna, Maggie terkadang nyeleneh dan tidak mau ikut aturan, seperti keharusan mengenakan girdle. Colette Valois adalah pramugari yang cekatan namun kurang beruntung dalam percintaan. Kate Cameron tiba-tiba direkrut menjadi agen rahasia CIA. Di era Perang Dingin, status pramugari Pan Am yang bepergian keliling dunia rupanya menjadi tameng sempurna bagi kegiatan mata-mata. Sementara adiknya Laura Cameron ingin mengikuti jejak sang kakak dan rela meninggalkan kekasihnya di hari pernikahan mereka dan melupakan masa lalu serta masa depannya untuk menjadi pramugari Pan Am.
“Sudah lama saya ingin jadi pemain utama di serial TV. Saya gemar menonton acara TV dan ingin merasakan konsistensi bekerja dan memerankan karakter dalam serial televisi. Lagipula, sepertinya belum ada serial seperti Pan Am. Saya suka era 60an, koleksi pakaiannya saya banget, dan ada banyak momen bersejarah yang memukau dan dihidupkan dalam serial ini. Tidak hanya itu, kisah ini bisa mematahkan berbagai praduga tentang para pramugari, seperti tawaran ‘Kopi, Teh atau Saya?’ ” kata Christina Ricci yang memerankan sosok Maggie Ryan tentang alasan mengapa ia mau tampil di Pan Am.
Menurutnya, setelah menonton acara ini selama 10 menit, semua praduga tentang pramugari akan hilang. “Betul, mereka harus mengikuti peraturan yang ketat: mulai dari pengecekan berat badan, pakaian dalam girdle serta penampilan. Stoking harus ketat, rambut tidak boleh menyentuh kerah pakaian. Tidak hanya tampan serta cantik, mereka harus berpendidikan tinggi, berbudaya baik dan terampil untuk menangani kedaruratan dan hal-hal tak terduga di udara demi kenyamanan dan keamanan penumpang.” Terlebih lagi, lanjut Christina, para pramugari ini mengendalikan sendiri kehidupan mereka, bisa bepergian keliling dunia – suatu hal yang hanya dapat diimpikan oleh sebagian wanita bahkan pria; dan di era 60an, pramugari adalah salah satu dari sedikit pilihan karir yang memberikan kebebasan, pemberdayaan dan rasa dihargai.
Selain Christina Ricci, serial ini menghadirkan aktris dan aktor muda Margot Robbie (Neighbours) sebagai Laura Cameron, Kelli Garner (Going The Distance) sebagai Kate Cameron Karine Vanasse (Polytechnique) sebagai Colette Valois, serta Mike Vogel (The Help. Miami Medical) sebagai Dean Lowrey dan Michael Mosley (Justified) sebagai Ted Vanderway.
Pan Am akan hadir ke Asia setelah sukses di Amerika dengan lebih dari 14 juta penonton di episode pertamanya, Pan Am menikmati sukses di seluruh dunia, seperti di Irlandia, Kanada dan Swedia. Kesuksesan dan kualitas produksi Pan Am tidak lain karena tim produksi yang solid dan telah mengantongi banyak penghargaan: Jack Orman (ER, Men Of A Certain Age), Thomas Schlamme (The West Wing, Parenthood, Mr. Sunshine) dan Nancy Hult Ganis (Akeelah And The Bee) sebagai eksekutif produser yang memiliki peran khusus, karena berbagai detil dan kisah serial ini dibuat berdasarkan pengalamannya sebagai pramugari Pan Am selama tujuh tahun. Pan Am diproduksi oleh Jack Orman Productions, Out of the Blue Entertainment dan Shoe Money Productions bekerja sama dengan Sony Pictures Television.
Memang, Pan Am memang nama maskapai Amerika yang sangat legendaris, memulai era Jet Age dan jadi pionir yang membentuk industri penerbangan hingga saat ini. Disebut sebagai “Ritz Carltonnya penerbangan” dan “Ratu di Udara”, pesawat Pan Am sangat mewah; penumpangnya berdandan istimewa untuk terbang bersamanya; hanya para bangsawan, selebriti dan kaum jet set yang mampu naik Pan Am; makanannya bercita rasa tinggi dan disajikan dengan peralatan makan keramik dan perak berkualitas; para pilot da pramugarinya adalah orang-orang terbaik dan menjadi pujaan publik dan memiliki pekerjaan yang paling diimpikan di dunia. Para penumpang first class di tahun 60an dibagikan tas Pan Am yang menjadi simbol status sosial saat itu, tak kurang para anggota Beatles dan Judy Garland kerap menenteng tas yang sekarang pun diburu. Setenar Coca Cola dan Elvis Priestley, Pan Am adalah bagian budaya pop Amerika.
Sukses serial ini juga membangkitkan nostalgia bagi para mantan karyawannya yang mengadakan reuni-reuni akbar, menjadikan gaya dan dandanan era 60an kembali populer, berbagai merchandise termasuk tas Pan Am diburu, bahkan Marc Jacobs pun memiliki tas Pan Am edisi khusus.
Jadi, nikmatilah perjalanan ke kota-kota yang indah seperti Paris, Berlin, Monte Carlo dan Roma sambil mengalami berbagai kejadian bersejarah di era 60an melalui kehidupan para pramugari Pan Am. Jangan lupa kenakan sabuk pesawat Anda; karena petualangan Pan Am akan segera dimulai.
Serial Pan Am





0 komentar:

Posting Komentar

 
 

Designed by: Compartidísimo
Scrapping elements: Deliciouscraps©